SGS HOUSES merupakan wadah bernaungnya setiap siswa dari semua jenjang akademik yang ada di setiap kampus SGS. Sistem ini akan mendukung kerja kolaboratif diantara siswa dalam rangka membangun kemaslahatan pribadi, kelompok, dan komunitasnya dalam lima hal – kepemimpinan, kreativitas, aksi, pelayanan, dan sukacita.
Ini berfokus pada pengembangan kesatuan dan soliditas tim melalui berbagai jenis permainan dan kompetisi, termasuk kompetisi olahraga, aksi pertunjukan bakat, teka-teki dan kuis, kompetisi mengeja, lomba bercerita, lomba cerdas cermat pengetahuan umum, Alkitab, bahasa, matematika, dan sains, memasak, peragaan busana, serta seni dan kreativitas. Setiap House akan mendapatkan poin, yang akan diakumulasi pada akhir tahun akademik untuk mendapatkan juara kelompok.
Ini bertujuan memupuk kepedulian siswa pada kebersihan, keindahan, dan keasrian lingkungan sekolahnya, baik area luar maupun di dalam ruangan, sehingga memberi pengalaman yang indah dan berkesan bagi mereka yang telah melihat dan menggunakannya. Kebiasaan ini diharapkan akan dibawa oleh siswa ke rumah atau lingkungan yang lebih luas.
Ini bertujuan memupuk kepedulian siswa pada komunitas lokal di luar lingkungan sekolah. Kegiatan yang bisa dilakukan termasuk penggalangan dana, pengumpulan bahan pangan, sandang, buku-buku, serta mainan bekas yang layak pakai untuk disumbangkan kepada orang-orang/anak-anak yang membutuhkan, serta kampanye kepedulian lingkungan berupa gerakan pengumpulan sampah di sekitar lingkungan sekolah.
Sabagai bagian dari program pembinaan kerohanian dan kepribadian siswa dan staff, kebaktian (chapel) diadakan sekali seminggu, berdurasi 45 menit. Mulai Agustus 2018 ini, jadwal kebaktian mingguan (wekkly chapel) tersebut akan diadakan pada hari Jumat. Kebaktian (chapel) ini wajib diikuti oleh para siswa dan guru. Didalam kebaktian (chapel) tersebut diedarkan kantong persembahan yang kit aperuntukkan untuk mendukung program CSR untuk membantu mereka yang membutuhkan, yang berada di sekitar lingkungan Sekolah. Mohon Bapak Ibu mendukung acara ini dengan membekali anak dengan uang persembahan. Saya mendorong kita semua untuk menunjukkan kemurahan hati sehingga dapat menjadi inspirasi bagi putra-putri kita.
SGS memandang pemberian PR secara proporsional dan rasional kepada siswa merupakan hal yang penting dan positif. Selain untuk mengimbangi penetrasi perangkat teknologi, pemberian PR yang proporsional dan rasional akan berdampak positif pada kemajuan belajar anak. PR bisa diberikan setiap hari atau sesuai dengan kebutuhan siswa. Sekolah meminta Orangtua agar secara berkala memeriksa/menanyakan anak apakah dia memiliki PR dan apakah dia sudah mengerjakannya. Bapak/Ibu juga dapat memberi jadwal (slot waktu) rutin pengerjaan PR, misalnya langsung setelah pulang sekolah atau setelah selesai mandi sore.
Untuk memudahkan Bapak/Ibu dalam mengatur pengantaran dan penjemputan putra/putri tercinta serta demi keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka ke dan dari Sekolah, Sekolah menyediakan Layanan Antar Jemput. Saat ini Layanan Antar Jemput sudah melayani daerah Parung Panjang, Legok, BSD, dan Perumahan Medang Lestari. Armada jemputan setara dengan Ertiga, Avanza, Xenia, Luxion, Evalia, atau L300, yang dilengkapi dengan AC dan audio. Segera hubungi Sekolah apabila Bapak/Ibu tertarik menggunakan layanan ini karena jumlah kursi sangat terbatas.
Sedapat mungkin, usahakan membekali anak dengan kandungan makanan sehat agar mampu mendukung aktivitas fisik dan otaknya di Sekolah. Makanan sehat tidak selalu mahal. Sebagai contoh, kandungan kalori yang dikandung tempe, tahu, dan telur, ternyata jauh lebih tinggi dari kandungan kalori yang terkandung pada daging. Batasi pemberian makanan olahan (misalnya, sosis, nugget, dll) dan dorong kebiasaan mengonsumsi makanan alami. Hendaknya anak dibiasakan mengonsumsi sayur dan buah secara teratur. Sumber karbohidrat juga perlu diragamkan, bukan hanya nasi melainkan bisa dari kentang, ubi, talas, atau pasta (sesekali). Mohon porsi sajian juga diperhatikan, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit.
Barang/perlengkapan siswa yang tertinggal di Sekolah (misalnya: botol minum, lunch box, kotak pensil, dll) akan ditaruh di konter Lost and Found. Orangtua atau penjemput dapat langsung mencarinya di box ysng telah tersedia. Jika dalam masa 30 hari tidak diambil, maka barang-barang tersebut akan dianggap sebagai unclaimed lost and found items. Pada akhir setiap semester, barang-barang unclaimed lost and found items ini akan digelar di depan sekolah dan boleh diambil oleh siapa saja yang membutuhkan.
Memberi dan berbagi adalah hal yang baik dan salah satu nilai yang ingin kita impartasikan pada diri setiap siswa adalah kesukaan untuk berbagi dan memberi. Oleh sebab itu, Sekolah TIDAK MELARANG orangtua yang hendak memberi sesuatu kepada guru dan staff sepanjang hal tersebut dilakukan secara proporsional dan tepat guna. Salah satu momen yang bisa dimanfaatkan oleh Orangtua untuk memberi sesuatu kepada guru/staff adalah saat akhir tahun akademik, yakni saat anak-anak naik kelas. Sekolah menjamin, semua guru/staff SGS mampu bersikap profesional dalam hal ini.
Batas akhir pembayaran SPP adalah tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan. Pembayaran di atas tanggal 10 akan dikenakan denda Rp. 10,000,- per hari. Pemberlakuan denda ini kami maksudkan agar semua kita komit, supaya pembayaran biaya operasional sekolah, seperti gaji guru, tidak tertunda. Jika Bapak/Ibu mengalami kondisi khusus (misalnya ada anggota keluarga yang harus diopname atau orangtua meninggal di kampung, yang mengharuskan Bapak/Ibu berkonsentrasi atau harus pulang, sehingga tidak dapat melakukan pembayaran SPP hingga tanggal 10, segera hubungi Sekolah agar denda tersebut dianulir.
Pada setiap akhir tahun ajaran, akan muncul tagihan Uang Pendaftaran Ulang Tahunan (Annual Payment). Komponen yang tercakup dalam pembayaran ini adalah Admission Form (tentative), Uang Kegiatan dan Buku dan Perlengkapan Belajas Siswa. SPP bulan Juli masih harus dibayar oleh semua siswa selain siswa TK-B yang melanjutkan ke SGS (sebab Pembayaran Awal siswa TK-B yang melanjutkan ke Primary 1 SGS sudah termasuk SPP bulan Juli)
Dalam rangka membantu Orangtua dalam menyiapkan pembayaran Uang Pendaftaran Ulang Tahunan (Annual Payment), sekolah membuka Program Menabung Harian bagi setiap siswa, yang sudah bisa dimulai pada awal tahun akademik. Pada akhir tahun akademik (biasanya pada bulan Juni), akumulasi jumlah tabungan setiap anggota (siswa) akan dihitung. Dari jumlah tersebut, sekolah akan memotong provisi 10 (sepuluh) persen. Provisi yang 10 (sepuluh) persen tersebut akan dibagi 50% kepada guru dan staff and 50% untuk mendukung pengembangan sekolah (misalnya membeli cat, mengganti kursi sswa yang rusak, dll). Karena peruntukan dari Program Tabungan Siswa ini adalah untuk menyiapkan pembayaran Uang Pendaftaran Ulang Tahunan siswa, maka jumlah akumulasi NET (setelah dipotong 10%), akan diperhitungkan untuk menutupi jumlah Uang Pendaftaran Ulang Tahunan yang ditagih oleh Sekolah. Jika jumlahnya mencukupi, orangtua tidak perlu menambah, jika masih sisa, maka sisanya akan diserahkan kepada Orangtua, dan jika masih kurang, maka kami akan menagih kekurangannya kepada Orangtua.
2018-2024 www.solideogracias.sch.id